Laporan Akhir Modul 3 Elektronika



1. Jurnal [Kembali]

Nama: Marie Al Asyraf Elnur

NIM: 2410952031

Kelompok: 1

Tanggal praktikum: 23 September 2025

Asisten praktikum: 1. Achmad Yusuf

                               2. Faren Muhamad Abdad

1. Inverting Amplifier

Rf(kΩ)

Vi(V)

Hitung Gain (- Rf/Rin)

Vout

Bentuk Gelombang

 20

 5

-2 

 -10



 50

 5

-5 

 -25



 80

 5

-8 

-40 



2. Komparator

V1 (V)

V2 (V)

Vout

 3

-10 

 1

 3

+11,27 

3. LPF -20dB

Frekuensi

Vin

Vout

Grafik Sinyal

100 Hz

 5

 1,48

 


500 Hz

 0,52

 


1000 Hz

 0,265

 


Sketch Grafik Bode Plot

 


4. HPF 40dB

Frekuensi

Vin

Vout

Grafik Sinyal

100 Hz

 5

0,54 



500 Hz

 1,6



1000 Hz

1,68 




Sketch Grafik Bode Plot


2. Prinsip Kerja [Kembali]

4.1 Inverting Amplifier

a.     Susun rangkaian seperti pada gambar 3.6

                                                       Gambar 3.6 Rangkaian Inverting Amplifier

b.     Hubungkan Function generator dan Osiloskop ke rangkaian inverting amplifier

c.     Hidupkan Osiloskop dan Function generator 

d.     Ukur nilai tegangan keluaran dari inverting amplifier

e.     Catat hasil tegangan keluaran ke jurnal yang telah disediakan 

 

4.2 Komparator Amplifier 

a.     Susun rangkaian seperti pada gambar 3.7

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 3.7 Rangkaian Komparator Amplifier

 

b.     Atur nilai tegangan V1 dan V2 menggunakan resistor variabel pada modul 

c.     Aktifkan rangkaian komparator amplifier dengan menghubungkan ke sumber listrik 

d.     Ukur nilai tegangan keluaran dari rangkaian komparator amplifier 

e.     Catat hasil praktikum ke jurnal yang telah disediakan.

 

4.3 Low Pass Filter 

a.     Buatlah rangkaian LPF -20dB seperti pada gambar 3.8

 

                                                                                                                           Gambar 3.8 Rangkaian LPF -20dB

b.     Hubungkan catu daya modul RS-A04 Operational Amplifier 2.  

c.     Hubungkan function generator ke input rangkaian LPF -20dB. 

d.     Hubungkan probe pertama osiloskop ke input dan probe kedua ke output.

e.     Atur frekuensi sesuai dengan jurnal 100 Hz  - 1000 Hz 

f.      Perhatikan gambar sinyal pada osiloskop.

 

 

 

 

g.     Ukur tegangan input dan output menggunakan multimeter

h.     Catat hasil praktikum ke jurnal yang telah disediakan.

 

4.4 High Pass Filter 

a.     Buatlah rangkaian HPF 40dB seperti pada gambar 3.9  

 


 


                                                           Gambar 3.9 Rangkaian HPF 40dB

b.     Hubungkan catu daya modul RS-A04 Operational Amplifier 2.  

c.     Hubungkan function generator ke input rangkaian HPF 40dB. 

d.     Hubungkan probe pertama osiloskop ke input dan probe kedua ke output.

e.     Atur frekuensi sesuai dengan jurnal 100 Hz  - 1000 Hz 

f.      Perhatikan gambar sinyal pada osiloskop

g.     Ukur tegangan input dan output menggunakan multimeter

h.     Catat hasil praktikum ke jurnal yang telah disediakan. 

3. Video Percobaan [Kembali]

Kondisi 7

Inverting Amplifier

Komparator


LPF 20dB


HPF 40dB

4. Analisa[Kembali]

1. Analisa prinsip kerja dari rangkaian inverting amplifier berdasarkan nilai yang didapatkan dari percobaan!

Jawab: 

Tegangan ouput berbanding terbalik dengan tegangan input. Hasil yang didapatkan pada percobaan

  1. Rf:20Kohm->gain=-2V
  2. Rf:50Kohm->gain=-5V
  3. Rf:80Kohm->gain=-8V

2. Apa yang terjadi jika input komparatotr mendekati sama dengan tegangan referensi? apakah stabil atau terdapat ketidakpastian (Chattering)? Jelasskan berdasarkan perobaan!

Jawab:

Output menjadi tidak stabil atau berubah ubah karena terdapat gangguan atau noise. Sebagaimana dalam percobaan bahwa tegangan referensi dan tegangan inputnya berbeda. Vin pada percobaan 3 atau 1 dan Vref pada percobaan 1 atau 3.

3. Bagaimana perbandingan antara nilai perhitungan dengan perngukuran dan jika terjadi perbedaaan berikan alasannya!

Jawab:

Pada inverting Amplifier, Vout yang diukur pada Rf=50kohm adalah 8,5V sedangkan pada perhitungan adalah 8. Terjadi perbedaan karena ada selisih akibat toleransi dari resistor. Hal ini bisa terjadi pada percobaan Lpf dan Hpf diakibatkan karena resistor dan kapasitornya terdapat toleransi atau noise pada rangkaian. 

4. Analisa prinsip kerja dari LPF berdasarkan tegangan input, Output, Frekuensi cut-off, dan Gelombang hasil percobaan!

Jawab:

Tegangan input setiap frekuensi sama. Tegangan output berbanding terbalik dengan frekuensinya, apabila frekuensi kecil maka tegangan outputnya besar dan frekuensi besar maka tegangan outputnya kecil. Frekuensi cut offnya pada saat F<Fc maka sinyal dilewatkan, pada saat F=Fc output turun -3dB dan pada saat F>Fc maka sinyal teredam. Kemudian pada gelombang hasil percobaan semakin besar frekuensinya maka bentuk gelombang makin halus.

5. Analisa prinsip kerja dari HPF berdasarkan hasil percobaan!

Jawab:

Tegangan input setiap frekuensi sama. Tegangan output berbanding lurus dengan frekuensinya, apabila frekuensi besar maka tegangan outputnya besar dan frekuensi kecil maka tegangan outputnya besar. Frekuensi cut offnya pada saat F<Fc sinyal teredam, pada saat F=Fc maka output =0,707xVin(-3dB) dan pada saat F>Fc maka sinyal dilewatkan. Bentuk gelombangnya mengikuti tegangan outpunya apabila tegangan outputnya besar maka gelombangnya membentuk sinus

5. Download File[Kembali]

Download Laporan Akhir [disini]

Download file rangkaian kondisi 7 [disini]

Datasheet Resistor [disini]

Datasheet Osciloscop [disini]

Datasheet Op amp 741 [disini]

Datasheet capasitor [disini]








Komentar