chapter 13


1. Pendahuluan[Kembali]

IC 555 dapat dikonfigurasikan dalam tiga mode utama, yaitu mode monostable, astable, dan bistable. Dalam tugas ini digunakan konfigurasi astable multivibrator, di mana IC 555 bekerja secara otomatis menghasilkan gelombang pulsa secara terus-menerus tanpa memerlukan pemicu dari luar.

Rangkaian astable menghasilkan sinyal keluaran yang berosilasi antara kondisi tinggi dan rendah secara periodik. Waktu tinggi dan rendah dari sinyal output ditentukan oleh komponen eksternal berupa dua resistor (RA dan RB) dan sebuah kapasitor (C). Dalam proses ini, kapasitor akan mengisi dan mengosong secara bergantian, menciptakan siklus pengulangan yang stabil.

Melalui pemahaman dan analisis rangkaian ini, kita dapat mengetahui bagaimana prinsip kerja IC 555 dimanfaatkan untuk membuat sinyal periodik serta bagaimana nilai resistor dan kapasitor memengaruhi frekuensi dan duty cycle dari sinyal output.

2. Tujuan[Kembali]

  1. Mengetahui prinsip kerja IC 555 dalam mode astable
  2. Mengetahui nilai periode (T)waktu high waktu low , dan frekuensi output berdasarkan nilai RA, RB, dan C.
  3. Mengetahui bentuk gelombang output pada osiloskop 

3. Alat dan Bahan[Kembali]

aAlat:
  • Voltmeter
    Voltmeter merupakan alat yang digunakan untuk mengukur besar tengangan pada suatu komponen. Cara pemakaiannya adalah dengan memparalelkan kaki kaki Voltmeter dengan komponen yang akan diuji tegangannya.

  • Osiloskop
        alat untuk memproyeksikan bentuk sinyal listrik agar dapat dilihat dan dapat dipelajari
    
  • Sumber DC

     Sumber arus searah (DC) adalah perangkat atau sistem yang menghasilkan atau memberikan arus listrik yang mengalir dalam satu arah saja





    b. Bahan
  • Kapasitor
        Kapasitor adalah sebuah komponen yang berfungsi sebagai penyimpan arus listrik.


  • Resistor

    Resistor merupakan komponen elektronik yang memiliki dua pin dan didesain untuk mengatur tegangan listrik dan arus listrik. 

  • Ground
        G
round adalah titik kembalinya arus searah atau titik kembalinya sinyal  bolak balik atau titik patokan dari berbagai titik tegangan dan sinyal listrik dalam rangkaian elektronika.



  • 555 Timer IC
            IC Timer 555 adalah IC yang digunakan untuk berbagai aplikasi pewaktuan, penundaan, pembangkit pulsa, dan osilator.


4. Dasar Teori[Kembali]

Dalam konfigurasi astable, IC 555 bekerja tanpa membutuhkan sinyal pemicu dari luar dan akan menghasilkan pulsa (gelombang kotak) secara terus-menerus.

Pada rangkaian astable, terdapat dua buah resistor (RA dan RB) serta sebuah kapasitor (C) yang menentukan periode sinyal output. Proses kerja rangkaian ini melibatkan pengisian dan pengosongan kapasitor yang secara bergantian mengaktifkan dan menonaktifkan output.

Ketika kapasitor mengisi, tegangan output berada dalam kondisi tinggi (high), dan ketika kapasitor membuang muatan (discharge), output berada dalam kondisi rendah (low). Proses ini terus berulang sehingga menghasilkan gelombang kotak pada output.

Periode dari satu siklus gelombang ditentukan oleh rumus:

T = 0,693 × (RA + 2RB) × C

Sedangkan waktu saat output tinggi (T_high) dan waktu saat output rendah (T_low) masing-masing adalah:

T_high = 0,693 × (RA + RB) × C
T_low = 0,693 × RB × C

Dari dua waktu tersebut, kita dapat menentukan frekuensi osilasi dan duty cycle dari sinyal keluaran. Duty cycle menunjukkan persentase waktu output berada dalam kondisi tinggi dalam satu siklus penuh.

5. Contoh Soal[Kembali]

1. IC 741 adalah salah satu jenis IC linear yang sering digunakan sebagai …

A. Gerbang logika
B. Penguat operasional
C. Flip-flop
D. Pencacah biner

Jawaban: B. Penguat operasional
Pembahasan: IC 741 adalah jenis op-amp (operational amplifier), digunakan untuk aplikasi analog seperti penguat sinyal.

2. Fungsi utama dari IC 555 dalam mode astable adalah …

A. Penyimpan data
B. Penguat sinyal
C. Penghasil sinyal gelombang
D. Pendeteksi level tegangan

Jawaban: C. Penghasil sinyal gelombang
Pembahasan: Dalam mode astable, IC 555 menghasilkan gelombang pulsa berulang (seperti osilator).

3. IC 7408 adalah IC digital yang terdiri dari beberapa gerbang …

A. NAND
B. NOR
C. OR
D. AND

Jawaban: D. AND
Pembahasan: IC 7408 berisi 4 gerbang AND dua-input.

6. Latihan Soal[Kembali]

1. Sebutkan satu contoh IC linear dan jelaskan fungsinya secara umum.

Jawaban:
Contoh: IC 741. Fungsinya sebagai penguat operasional dalam aplikasi analog seperti penguat sinyal, komparator, dan filter.

2. Apa perbedaan mendasar antara IC digital dan IC linear?

Jawaban:
IC digital bekerja dengan sinyal logika (0 dan 1), sedangkan IC linear bekerja dengan sinyal analog yang kontinu.

3. Sebuah IC 555 dikonfigurasi dalam mode monostable. Apa jenis sinyal yang dihasilkan dan kapan sinyal itu muncul?

Jawaban:
IC menghasilkan satu pulsa tunggal ketika dipicu. Sinyal hanya muncul sekali tiap kali dipicu.

7. Problem[Kembali]

1. Anda diminta merancang sistem timer sederhana menggunakan IC 555 untuk menyalakan LED selama 5 detik setiap kali tombol ditekan. Jelaskan konfigurasi dan cara kerja dasarnya.

Jawaban:
Gunakan IC 555 dalam mode monostable. Saat tombol ditekan (trigger), IC akan mengaktifkan output selama 5 detik. LED terhubung ke output IC. Waktu ditentukan oleh resistor dan kapasitor pada kaki 6 dan 7.

2. Dalam sistem logika digital, Anda ingin membuat sirkuit yang hanya menghasilkan output tinggi jika dua input aktif. IC apa yang digunakan dan bagaimana cara kerjanya?

Jawaban:
Gunakan IC 7408 (gerbang AND). Output akan tinggi hanya jika kedua input bernilai tinggi (1).

3. Sebuah sistem membutuhkan sinyal kotak yang stabil dengan frekuensi sekitar 1 kilohertz. IC apa yang cocok digunakan dan bagaimana konfigurasinya?

Jawaban:
Gunakan IC 555 dalam mode astable. Rangkaian disusun dengan dua resistor dan satu kapasitor untuk mengatur frekuensi. Output akan berupa gelombang kotak yang terus-menerus.

8. Percobaan[Kembali]







9. Download File[Kembali]

Download file 13.18

Download file 13.20

Datasheet IC555

Datasheet CAPACITOR

Datasheet RESISTOR









Komentar